Satu Minggu Sepeninggal Bapak

Rasanya baru kemarin kau mengajariku bermimpi tinggi tinggi, agar tidak takut jatuh, buatlah sayap di punggung kanan kiri. “Satu satunya hal yang bisa merubah nasibmu adalah pendidikan, setinggi apapun status sosial kita di masyarakat, akan tetap lebih dijunjung tinggi mereka yang punya pendidikan. Jadi Nak, sepahit apapun jalanmu, tetaplah bersekolah sampai perguruan tinggi.” begitu katamu.

2017 aku sudah menyelesaikan mimpi itu Pak, dengan jerit tangisku sendiri, jauh dari Bapak, lupa menengok sakitmu, lupa menyapamu sesering mungkin di telepon.

2018 aku memulai mimpi baru Pak, sebuah pernikahan yang tidak bisa kau hadiri karena sakitmu.

2019 aku dikaruniai sebuah mimpi yang panjang Pak, seorang anak laki laki cerdas sepertimu, yang tak sempat kau peluk dan hapalkan namanya.

Al – Fatihah

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s